Teman....
Betapa malang nasibmu
Nasib yang terjadi padamu
Kehidupan yang sudah menjadi takdirmu
Kerja..Kerja...Dan kerja...
Hanya itulah yang engkau lakukan
Mengamen....Berdagang...
Dan bahkan mengemis dipinggir jalan
Entah berapa banyak peluh?
Yang sudah kau teteskan
Demi apa itu semua?
Hanya demi sesuap nasi
Seberapa jauh jalan yang kau telusuri
Tidak pernah kau menghiraukanya
Tempat ke tempat kau pijaki
Dengan memelas kasihan dari seseorang
Yang akan memberimu seperak uang
Bagai teriris-iris hati ini melihatnya
Yang tampak lelah
Dan banyak peluh bercucuran
Diraut wajah mereka
Kini akupun merasa...
Bahwa hidupku lebih beruntung
Dan jauh lebih beruntung
Dari mereka
Terima kasih Tuhan...
Atas anugerah dan nikmat
Yang telah kau berikan
Dan tidak pernah kulupa
Untuk mengucap rasa syukur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar